Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Friday, May 15, 2009

Tips Sehat tanpa ke Dokter

Sakit??? mungkin sering kita alami..n sudah pasti dokter,puskesmas atau minum obat dari toko obat pasti kita lakukan tapi ternyata ada lhoo obat yang murah meriah tapi ga bikin mencret..hehehehe..
yaitu :
Rasulullah bersabda " Ujian yang menimpa seseorang pada keluarga ,
harta, jiwa, anak dan tetangganya bisa dihapus dengan puasa, shalat,
sedekah dan amar makruf nahi munkar. (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).

Berikut tips mengobati sakit dengan bersedekah yang dikutip dari buku
best seller karya Muhammad Albani
, semoga bisa bermanfaat :

1. Yakinlah dengan Keampuhan Sedekah
2. Niatkan sedekah untuk kesembuhan
3. Overodosis dalam sedekah.
4. Sedekahkanlah dari harta kita yang terbaik.
5. Bersedekahlah yang banyak.
6. Ikhlaskanlah Hatimu
7. Bersedekah kepada orang yang membutuhkan (tepat sasaran)
8. Jangan sekedar mencoba
9. Ulangi Sedekahmu
10. Bersyukurlah bahwa anda telah sembuh.

Selain 10 tips diatas yang perlu dikerjakan oleh kita untuk
menyembuhkan penyakit adalah memperbanyak istighfar, shalat sunnah dan
meninggalkan segala bentuk perbuatan maksiat yang dilarang oleh
Allah,SWT .

nah sekarang...ada yang mau bersedekah kepada diriku???
hehehehe...

Thursday, April 23, 2009

Minta ijin bila pinjam barang,perlukah???

lagi BT banget,ga tahu napa,tuh ponakan maen serobot aja.
aku punya sebuah bolpen yang bagus and enak kalau dupake buat menulis,n kebetulan juga keponakan tu juga suka pake bolpen aku
nah kemaren tuh..sebelum aku ke jokja,aku dikasih "tulisan diatas secarik kertas"
disitu tertulis pinjem bolpennya dan ternyata benar tanpa menunggu aku bolehkan dia untuk memakai atau tidak,langsung aja diambil dan dipakai begitu saja...duhhh..
masalah memakai seh tidak apa yang menjadi ganjalan adalah cara dia mempergunakan ijinnya itu.

hmm...gini,maksudnya adalah,semisal anda mempunyai sebuah benda atau barang kemudian seseorang memakainya tanpa ada perkataan "YA" atau "TIDAK" terlebih dahulu dari kita,apakah itu ga bikin jengkel kita?

masalah kita dekat atau tidak dengan orang tersebut maka sebuah penghormatanatas kepemilikan barang tersebut seharusnya tetap dijunjung tinggi,sebelum ada kata "YA" atau "TIDAK" maka seharusnya janganlah kita melancanginya dengan mendahuluinya.
"aahh...paling2 dimaafkan kok,kita kan sudah kenal dekat,jadi ga masalah"
yang perlu diingat disini adalah barang yang kita pakai adalah bukan milik kita.
seakrab apapun anda dengan teman anda,sahabat,pacar,keponakan atau suami atau bahkan istri kita,

so yang perlu kita lakukan adalah lebih menghormati hak milik seseorang,semisalpun kita sudah mengenal dengan sangat baik pun,maka kesopanan harus tetap dijaga,meski apa yang dilakukan oleh kita dengan maksud dan tujuan baik,tetap sangat tidak sopan bila kita kemudian memakainya terlebih dahulu sebelum ada putusan "YA" atau " TIDAK" terlebih dahulu dari si pemilik barang.
artinya bahwa kita harus sadar bahwa barang yang kita pakai adalah bukan milik kita sendiri,bukan hak kita



Tuesday, April 7, 2009

Menata hati

marah-marah diblog pantes ga seh?
kalau marah diblog sendiri aku rasa ga masalah,bukankah itu hak kita untuk menulis apapun diblog kita..yah emang seh...sepertinya ga lucu kok marah dirymah sendiri kenapa enggak dirumah orang yang kita tuju?
tapi sepertinya kita harus melihat definisi dari marah karena marah bisa saja kita artikan sebagai sebuah teguran,hinaan,pelecehan atau sebuah nasehat.nah terkadang yang menjadi masalah adalah ketika kita "marah" yang dalam artian lain..yaitu marah dikarenakan suatu hal yang belom tentu ditujukan kepada kita.

menurut saya bila kita marah-marah diblog kita sendiri yang ditujukan kepada suatu link blog...nah itu marah yang mungkin benar2 menunjukkan kemarahannya tapi bila tidak ada link yang mengarah kepada suatu blog apa mungkin bisa dikatakan suatu kemarahan kepada seseorang atau pihak tertentu?

hal ini kita kudu jeli melihat suatu situasi,jangan dikarenakan tidak ada link,seolah-olah kita menuduh semua blogger adalah sama seperti yang kita tulis..
suatu kebodohan bila kita punya pendapat seperti itu..

dengan demikian bila seorang kyai,ulama,pendeta atau seorang rahib berpidato apakah itu sama dengan menghujat semua orang?menyamakan semua orang adalah pendosa?
lalu apa dunk fungsi dari dakwah?kalao untuk hal itu saja sudah dikatakan menghujat semua orang...

semisal ada sebuah tulisan atau pembicaraan kemudian membuat marah dan tersinggung seseorang maka yang tersinggung menurut Aa' gym harusnya bersyukur karena sudah diingatkan secara tidak langsung bukan malah menuduh bahwa yang berbicara tersebut adalah seorang pengecut atau apalah istilahnya...

apakah benar sebuah pernyataan itu ditujukan kepada kita ataukah tidak..tapi bila tidak ada link yang mengarah kepada kita...ngapain marah-marah?
apakah benar tulisan itu benar-benar ditujukan kepada kita?

sikap berfikiran positif harus lebih diutamakan bukan malah menuduh bahwa dengan menulis tanpa sebuah link adalah sebuah tindakan pengecut..bukan..bila anda merasa tersinggung malah seharusnya anda instropeksi,melihat kepada diri sendiri..dan seandainya benar anda tergugah hatinya,maka bersyukurlah karena itu mungkin adalah petunjuk dari ALLAH..
sikap berpandangan positif terhadap sebuah tulisan atau sebuah pembicaraan yang bersifat negatif harus disikapi terlebih dahulu dengan pikiran positif,bila yang selalu dalam pola pikiran anda bersifat negatif terus maka yang terjadi adalah sesaknya dada kita,sumpeknya pikiran kita.

Seorang da'i bicara tentang dosa seorang pembunuh dan diantara para jama'ah kebetulan terdapat seorang pembunuh,apakah kemudian pembunuh tersebut berhak marah?tidak karena belum tentu sang kyai tersebut tahu bahwa diantara jama'ahnya itu terdapat seorang pembunuh...

fikiran positif akan menambah lapang dada kita,sehingga semua bisa dilihat dari sudut pandang pandang yang menyenangkan,
dalam suatu hadist rasul penah menyatakan "la ta'dzobh" artinya : jangan marah
disini bisa kita rtikan bahwa masnuisa itu jangan didahului dengan emosi,karena bila dalam semua urusan yang didepankan adalah emosi maka akibatnya adalah kehancuran atau kesia-kesian.
kontrolah emosi anda..insyaALLLAH semua akan brjalan dengan baik

Friday, March 20, 2009

hukum karma..sebuah mitos?benarkah???

judulnya sangar ga ya???? hehehehe...
kemaren malam seorang teman curhat kepda diriku..sambil terkantuk-kanntuk dan menguap 100x aku mencoba mendengarkan permasalahan teman aku..tapi begitu dia bilang "ke warung angkring yuukkk"..hehehehe...jadi seger mataku

singkat kata selesai memesan teh hangat dan segepok gorengan+nasi bandeng (jadi laper lagi..) teman yang malang ini kemudian melanjutkan ceritanya..intinya..dia merasa bahwa dia sedang mengalami hukum karma..weks...apaan tu???
ntar dulu ya...masih to be continued nieeehh..

dia bercerita bahwa sewaktu ekonomi dia masih cukup bagus dan mempunyai banyak pegawai, dia merasa bahwa dia sudah tidak berlaku adil dan tidak bijaksana serta mungkin banyak pegawainya yang dia dzolimi sehingga dia merasa bahwa setelah usaha dia bangkrut dan sekarang bekerja pada orang lain, dia jadi bisa merasakan pahitnya menjadi seorang anak buah yang atasannya tidak mau tahu, suka membentak-bentak dan menghianati pegawainya

aku tercenung dan ga bisa kasih komentar karena dalam diriku masih ada pertentangan apakah hukum karma itu ada atau tidak menurut sisi agama tapi coba kita renungkan isi dari sebuah ayat Alqur'an ini :

"Dan sungguh akan Kami rasakan kepada mereka (yang melakukan dosa) sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat),mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar) - (QS. al-Sajadah : 21)."

kemudian sebuah hadits yang pernah saya baca menyatakan bahwa : "seorang akan ditahan masuk sorganya sampai benar-benar dimaafkan oleh orang yang kita sakiti (muttafaq alaih)"

Dan bukankah doa seorang yang didzolimi itu akan dikabulkan oleh ALLAH SWT saat itu juga? Astaghfirullah hal adzim..
so guys..janganlah sampai sekiranya kita membuat seseorang berdoa sampai menangis-nangis dihadapan ALLAH SWT memohon pembalasan atas rasa sakit yang dia terima,meski itu hanya satu orang saja.

Dari segi lainnya yang sekiranya bisa kita jadikan sebuah renungan juga,kita ambil contohnya saja: semakin banyak yang kita shodaqohkan semakin banyak pula yang kita terima sebagai gantinya secara langsung..(jadi ingat ilmunya K.H. Yusuf mansur).
artinya bahwa ALLAH bisa saja mengganjar pahala kita secara langsung didunia dan itu juga tidak menutup kemungkinan bahwa dosa kita juga bisa dibalas di dunia secara langsung.

Dalam masa-masa pemilu seperti ini banyak janji diobral, banyak harapan di teriakan, semisal saja harapan itu kemudian dikhianati seperti teman saya diatas maka alangkah dahsyat-nya sebuah doa yang dilayangkan oleh banyak orang.

pada hakikatnya hukum karma yang menimpa kita biasanya juga mempunyai sifat atau perlakuan yang sama dengan apa yang menjadi dosa kita dahulu,ketika kita mengkhianati maka biasanya juga kita akan dikhianati.jadi siapa yang menanam pohon maka dia akan menuai buahnya.

Singkat kata..silahkan kepada teman-teman untuk memberi arti sendiri tentang hukum karma, apakah itu perwujudan dikabulkannya doa dari orang-orang yang pernah kita sakiti ataukah sebuah hukuman yang secara otomatis ALLAH SWT jatuhkan kepada kita didunia atas dosa kita dimasa lalu ataukah sebuah hukuman untuk membantu kita mengurangi hukuman yang lebih besar diakhirat nantinya atau hanya sebuah mitos?